Tanamkan Cinta Lingkungan, OSIM MAN 3 Kota Padang Study Tiru ke UPTD BSPTH Sumbar
Padang - Bernama.i l Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Semangat tersebut diwujudkan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 3 Kota Padang melalui kegiatan study tiru ke UPTD Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Rabu (7/10/2026).
Sebanyak 20 pengurus OSIM mengikuti kegiatan yang didampingi Pembina OSIM MAN 3 Kota Padang, Adpid Lismi, bersama sejumlah guru pendamping. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program OSIM untuk memperluas wawasan sekaligus membangun kepedulian generasi muda terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.
Kedatangan rombongan disambut Kasubbag Tata Usaha BSPTH Zarmawandi, Kasi Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan Siska Amelia, serta sejumlah staf UPTD BSPTH. Kegiatan diawali dengan temu ramah dan penyampaian maksud kunjungan oleh Pembina OSIM MAN 3 Kota Padang, Adpid Lismi.
Adpid menyampaikan bahwa study tiru tersebut merupakan salah satu program OSIM yang diarahkan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya memahami pentingnya lingkungan secara teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana upaya pelestarian hutan dilakukan,” ujarnya.
Kasubbag TU BSPTH Zarmawandi menyambut baik kunjungan OSIM MAN 3 Kota Padang. Menurutnya, kehadiran pelajar di lingkungan BSPTH menjadi kesempatan penting untuk mengenalkan proses sertifikasi dan perbenihan tanaman hutan sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan.
Selanjutnya, Kasi Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan Siska Amelia memberikan materi dan edukasi mengenai program-program yang dilaksanakan BSPTH. Para siswa juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga hutan, alam, dan ekosistem sebagai bagian dari keberlangsungan kehidupan.
Usai menerima materi, peserta diajak mengunjungi laboratorium kultur pembenihan tanaman hutan dan lokasi pembibitan. Di sana, mereka melihat secara langsung proses pembibitan tanaman hutan, mulai dari pembenihan, perawatan, hingga tanaman siap didistribusikan kepada masyarakat.
Kepala MAN 3 Kota Padang, Marliza, memberikan apresiasi kepada Pembina OSIM dan seluruh pengurus yang telah menggagas kegiatan tersebut. Ia berharap pengalaman yang diperoleh siswa dapat ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan nyata di madrasah.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan salah satu Asta Protas Kementerian Agama RI, yaitu Ekoteologi, yang mengajarkan hubungan antara ajaran agama, manusia, Tuhan, dan lingkungan. Salah satu wujud sederhananya adalah menanam dan merawat pohon sebagai ikhtiar menjaga kelestarian alam,” ungkap Marliza.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama study tiru dapat diterapkan di MAN 3 Kota Padang sehingga kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi tumbuh menjadi budaya dan karakter siswa. (Az)*























