BERNAMA.ID
News Update
Loading...




Berita

[Berita][recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Buat web di Bayanaka ID

Kamis, 23 April 2026

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Peringati HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Peringati HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana

Bernama.id - Padang, 23 April 2026 l Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana dengan menggelar rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Sapta Marga Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Persit sebagai organisasi istri prajurit TNI AD dalam mendukung tugas suami serta berkontribusi bagi masyarakat.

Acara peringatan tersebut dihadiri oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol, Ibu Anggi Arief Gajah Mada, serta para pejabat utama Kodam, serta anggota Persit dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Persit selama ini dalam mendukung tugas-tugas TNI AD. Ia menekankan bahwa Persit tidak hanya berperan sebagai pendamping prajurit, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat.

“Di usia ke-80 ini, Persit Kartika Chandra Kirana diharapkan semakin solid, modern, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri sebagai organisasi yang berlandaskan nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol, Ibu Anggi Arief Gajah Mada, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-80 ini menjadi refleksi untuk terus meningkatkan kualitas diri, mempererat solidaritas, serta memperluas kontribusi sosial di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana di Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol meliputi bakti sosial, anjangsana, lomba-lomba, serta kegiatan kesehatan yang melibatkan anggota Persit dan masyarakat sekitar.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Persit Kartika Chandra Kirana diharapkan terus menjadi pilar penting dalam mendukung tugas TNI AD serta memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara. (Rel)

Rabu, 22 April 2026

Nevi Zuairina Dukung Rekrutmen 30 Ribu Tenaga Kopdes Merah Putih, Dorong Jadi Motor Ekonomi Desa Berkelanjutan

Nevi Zuairina Dukung Rekrutmen 30 Ribu Tenaga Kopdes Merah Putih, Dorong Jadi Motor Ekonomi Desa Berkelanjutan


Bernama.id - Jakarta l Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS, Nevi Zuairina, menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah dalam pembukaan 30.000 lowongan kerja melalui rekrutmen manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang saat ini tengah berlangsung di seluruh Indonesia.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda terdidik. Berdasarkan informasi resmi, rekrutmen tahap awal telah dibuka sejak pertengahan April 2026 dan ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengisi posisi manajerial di Kopdes Merah Putih di berbagai wilayah. 

Nevi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berdampak pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah yang menghadirkan 30.000 peluang kerja ini. Ini bukan sekadar rekrutmen tenaga kerja, tetapi investasi besar dalam membangun kepemimpinan ekonomi di desa-desa Indonesia,” ujar Nevi.

Namun demikian, Nevi mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola dan kesiapan sumber daya manusia yang direkrut. 

Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa para manajer Kopdes memiliki kapasitas kewirausahaan, kemampuan manajerial, serta integritas yang kuat dalam mengelola koperasi sebagai entitas bisnis rakyat.

“Manajer Kopdes harus mampu menjadi penggerak ekonomi lokal. Mereka tidak hanya mengelola administrasi, tetapi harus punya visi bisnis, mampu membangun jaringan, dan menghidupkan potensi desa,” tegasnya.

Lebih lanjut, legislator asal Sumatera Barat II ini juga mendorong pemerintah untuk memastikan adanya sistem pelatihan, pendampingan, serta pengawasan yang berkelanjutan. Hal ini penting agar Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi benar-benar berkembang menjadi pusat distribusi, produksi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Nevi juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi serta operasional Kopdes, agar kepercayaan publik terhadap program ini dapat terjaga.

“Kita ingin Kopdes Merah Putih menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa yang inklusif dan berkeadilan. Karena itu, tata kelola yang baik adalah kunci utama keberhasilan,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Selasa, 21 April 2026

Strategi Rahmat Saleh Hapus Ketergantungan Impor Bawang Putih

Strategi Rahmat Saleh Hapus Ketergantungan Impor Bawang Putih


Bernama.id - Malang l Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menekankan pentingnya penguatan sektor hulu sebagai kunci utama mencapai target swasembada bawang putih nasional pada tahun 2029. 

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

Berdasarkan data tahun 2025, produksi bawang putih nasional tercatat sebanyak 356.442,92 kuintal atau setara 356.000 ton. 

Angka ini dinilai masih jauh dari ideal jika dibandingkan dengan besarnya volume impor. 

Rahmat Saleh mengungkapkan ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih luar negeri masih berada di level yang sangat tinggi.

"Sekarang kita masih impor 90%, baru 10% kita mandiri. Kita berharap tahun 2029, sesuai arahan Presiden Prabowo, kita bisa swasembada bawang putih. Salah satu titik pentingnya ada di sektor hulu, yaitu bibit," ujar Rahmat Saleh dalam kunjungan tersebut.

Dia menjelaskan, kemampuan petani dalam negeri saat ini hanya mampu menghasilkan sekitar 4.000 ton bawang putih per tahun, padahal kebutuhan nasional mencapai 700.000 ton per tahun. 

Kondisi ini membuat Kementerian Pertanian didorong untuk segera mempercepat penyediaan serta penyaluran bibit berkualitas agar produksi lokal dapat meningkat secara signifikan.

Dalam pertemuan dengan pemerintah desa dan kelompok tani di Malang, Komisi IV juga menerima berbagai keluhan terkait ketersediaan pupuk, ketiadaan alat pertanian yang memadai, hingga ketidakpastian harga saat masa panen tiba. 

Menanggapi hal itu, Rahmat memberikan catatan kritis mengenai realisasi subsidi yang masih minim.

"Dari target pengembangan lahan seluas 100.000 hektar secara nasional, baru sekitar 2.500 hektar yang bisa kita subsidi bibitnya," ungkapnya.

Rahmat secara khusus meminta Kabupaten Malang untuk menjadi salah satu daerah penyokong utama dalam menyuplai kebutuhan bibit nasional. 

Dia menegaskan, Komisi IV bersama Kementerian Pertanian berkomitmen melakukan langkah nyata melalui strategi ekstensifikasi dan intensifikasi lahan.

"Kami berkomitmen untuk melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi lahan serta pemberian stimulan bibit untuk memastikan target swasembada 2029 tercapai," pungkasnya. (TPHRS/ABE)
Rayakan 24 Tahun PKS, Rahmat Saleh Buka Kompetisi Gagasan Berhadiah

Rayakan 24 Tahun PKS, Rahmat Saleh Buka Kompetisi Gagasan Berhadiah


Bernama.id - Padang l Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperingati hari ulang tahun ke-24 pada 20 April 2026 dengan sejumlah agenda refleksi dan partisipasi publik. 
‎Wasekjen DPP PKS sekaligus Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sumatera Barat sekaligus membuka ruang kontribusi gagasan dari publik.
‎Rahmat menegaskan perjalanan 24 tahun PKS tidak lepas dari dukungan masyarakat. 
‎Dia juga mengakui masih ada sejumlah program yang belum sepenuhnya terealisasi.
‎“Alhamdulillah, hari ini PKS genap berusia 24 tahun. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat atas kepercayaan yang telah diberikan,” kata Rahmat di Padang, Selasa (21/4/2026).
‎Ia menambahkan pihaknya menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program. 
‎Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus harapan agar ke depan PKS dapat terus konsisten menjalankan amanah.
‎“Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan yang ada, dan mohon doa agar kami tetap istiqomah dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
‎Sebagai bagian dari peringatan HUT tersebut, Rahmat Saleg menginisiasi kegiatan berbasis partisipasi publik berupa kompetisi ide melalui video singkat. 
‎Program ini ditujukan untuk menjaring gagasan masyarakat terkait tiga isu strategis yang menjadi fokus PKS saat ini, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pemberdayaan ekonomi.
‎Dia menjelaskan masyarakat dapat mengirimkan video berdurasi dua menit yang berisi ide atau solusi konkret terhadap tiga tema tersebut melalui tautan yang disebarkan di media sosial resmi miliknya, termasuk Instagram, TikTok, dan Facebook.
‎Menurut Rahmat, kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi upaya membuka ruang dialog dengan masyarakat. 
‎Dia menilai keterlibatan publik penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan di lapangan.
‎Rahmat Saleh menyebutkan bahwa pengumpulan video berlangsung mulai 20 April hingga 30 April 2026. 
‎Selanjutnya, lima video terbaik akan dipilih untuk ditayangkan secara bertahap pada awal Mei.
‎“Insyaallah, lima video terbaik akan kami tayangkan pada tanggal 1 sampai 5 Mei. Setiap video yang terpilih akan mendapatkan penghargaan sebesar Rp2 juta,” kata dia.
‎Dia menekankan ketiga tema yang diangkat bukan tanpa alasan. 
‎Menurutnya, ketahanan pangan dan energi menjadi isu krusial di tengah dinamika global, sementara sektor ekonomi kreatif dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sumatera Barat.
‎Rahmat mengungkapkan aspirasi masyarakat yang masuk melalui program ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam kerja-kerja legislatif maupun pengawasan di Komisi IV DPR RI, yang membidangi sektor pertanian, lingkungan hidup, dan kehutanan.
‎Dengan pendekatan ini, ia berharap peringatan HUT PKS ke-24 tidak hanya menjadi momentum internal partai, tetapi juga memberi dampak nyata melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam menyampaikan ide dan solusi.
‎“Ini adalah bentuk rasa syukur kami sekaligus upaya untuk terus mendengar dan melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Link pengiriman Video dapat dilakukan di https://bit.ly/LombaVideoMiladPKS24RahmatSaleh.

Sedangkan informasi lanjutan bisa melihat https://www.instagram.com/reel/DXWGqingZfV/?igsh=MXc3dzhhbWQ0bmw2aA==

‎Untuk informasi kompetisi, calon peserta dapat melihat akun instagram resmi pribadi dari @rahmatsaleh_01. (TPHRS/ABE)

Senin, 20 April 2026

Nevi Zuairina Soroti Gula Rafinasi Masuk Pasar Konsumsi, Tegaskan Perlunya Pembenahan Tata Niaga Nasional

Nevi Zuairina Soroti Gula Rafinasi Masuk Pasar Konsumsi, Tegaskan Perlunya Pembenahan Tata Niaga Nasional

Bernama.id - Jakarta l Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menyoroti persoalan serius dalam tata niaga gula nasional, khususnya terkait masuknya Gula Kristal Rafinasi (GKR) ke pasar konsumsi masyarakat. 

Fenomena ini dinilai menjadi salah satu sumber utama distorsi pasar gula nasional yang berdampak luas terhadap keseimbangan sektor hulu hingga hilir.

Politisi PKS ini menyampaikan  bahwa secara regulasi, gula rafinasi diperuntukkan bagi kebutuhan industri, bukan untuk konsumsi rumah tangga. Namun dalam praktiknya, terdapat indikasi kuat bahwa GKR merembes ke pasar konsumsi, sehingga mengganggu keseimbangan antara gula konsumsi (GKP) dan gula industri. 

"Kondisi ini tidak hanya keluar dari ketentuan tata niaga, tetapi juga berdampak langsung pada harga dan kesejahteraan petani tebu", ungkapnya.

Legislator asal Sumatera Barat II ini menilai bahwa kebocoran distribusi gula rafinasi telah menekan harga gula di tingkat petani, sementara di sisi lain stok gula nasional, khususnya milik BUMN, justru mengalami penumpukan. Ironisnya, harga gula di tingkat konsumen tetap tinggi, yang menunjukkan adanya ketidakefisienan dalam sistem distribusi dan lemahnya pengawasan pasar.

“Masalah gula nasional bukan semata soal pasokan, tetapi lebih pada tata kelola yang belum optimal dari hulu hingga hilir,” ujar Nevi.

Ia menambahkan, rendahnya produktivitas tebu, belum efisiennya pabrik gula, serta fragmentasi kelembagaan BUMN menjadi faktor yang memperparah kondisi ini. Selain itu, ketergantungan terhadap impor bahan baku gula rafinasi dinilai semakin memperbesar potensi distorsi dalam struktur industri gula nasional.

“Ketergantungan impor bahan baku membuat struktur industri kita rentan. Ketika pengawasan lemah, maka celah distribusi akan dimanfaatkan dan berdampak langsung pada petani,” tegasnya.

Nevi juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan terhadap impor gula rafinasi agar lebih terkendali, transparan, dan akuntabel. Ia menilai bahwa kebijakan kewajiban bagi importir gula rafinasi untuk memiliki kebun tebu merupakan langkah strategis dalam memperkuat integrasi hulu dan hilir, namun harus diiringi dengan pengawasan yang konsisten dan terukur.

“Kebijakan integrasi ini tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Harus ada dampak nyata terhadap peningkatan produksi tebu nasional,” ujarnya.

Menurutnya, masuknya gula rafinasi ke pasar konsumsi merupakan indikasi kuat adanya kelemahan dalam sistem pengawasan dan tata niaga gula nasional. Dampaknya tidak hanya menciptakan distorsi harga, tetapi juga merugikan petani dan membebani peran BUMN dalam menjaga stabilitas pasokan.

“Diperlukan reformasi menyeluruh melalui penguatan pengawasan distribusi, pengendalian impor, serta integrasi kebijakan hulu–hilir guna mewujudkan kemandirian gula nasional,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Senin, 13 April 2026

Nevi Zuairina Dorong Transformasi Digital BUMN Berdampak Nyata bagi Ekonomi Daerah

Nevi Zuairina Dorong Transformasi Digital BUMN Berdampak Nyata bagi Ekonomi Daerah

Bernama.id - Lampung l Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, memberi catatan bahwa transformasi digital BUMN harus mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah, bukan hanya mencatatkan kinerja korporasi yang kuat di tingkat nasional.

Hal ini disampaikan Nevi dalam rangka pengawasan terhadap peran PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Badan Pengelola (BP) BUMN dan PT Danantara Asset Management dalam memperkuat ekosistem digital di daerah seperti Lampung.

Nevi mengapresiasi kinerja Telkom yang tetap solid di tengah tekanan industri telekomunikasi. 

Namun, politisi PKS ini mengingatkan bahwa tantangan utama saat ini bukan hanya menjaga kinerja keuangan, melainkan memastikan transformasi menuju digital telco benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Transformasi digital tidak boleh berhenti pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan. Yang lebih penting adalah bagaimana digitalisasi ini mampu meningkatkan produktivitas UMKM, memperluas akses pasar, dan menciptakan nilai tambah ekonomi di daerah,” ujar Nevi.

Berdasarkan kajian yang dihimpun Komisi VI, penetrasi internet nasional telah mencapai lebih dari 80 persen, namun masih terdapat kesenjangan kualitas layanan antara wilayah Jawa dan luar Jawa, termasuk di Sumatera . Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan digital bukan hanya soal akses, tetapi juga kualitas dan pemanfaatannya.

Legisaltor asal Sumbar II ini i juga menyoroti pentingnya peran BP BUMN dalam memastikan arah kebijakan investasi BUMN digital, termasuk Telkom, tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga memiliki indikator dampak ekonomi daerah yang terukur.

Sementara itu, kepada PT Danantara Asset Management, Nevi menekankan pentingnya pengelolaan investasi yang disiplin dan terarah, terutama dalam mendukung pengembangan infrastruktur strategis seperti data center dan ekosistem digital di luar Pulau Jawa.

“Investasi digital harus diarahkan untuk menciptakan multiplier effect, seperti penguatan sektor pertanian, logistik, dan UMKM di daerah. Lampung memiliki potensi besar yang harus didorong melalui integrasi teknologi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nevi meminta Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan dan pemerataan jaringan, serta memastikan digitalisasi UMKM tidak hanya sebatas onboarding, tetapi mampu meningkatkan omzet dan efisiensi usaha.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan keamanan siber dan pengembangan talenta digital daerah sebagai fondasi utama keberhasilan transformasi digital nasional.

“Tanpa SDM yang siap dan sistem yang aman, transformasi digital tidak akan optimal. Kita butuh ekosistem yang utuh, dari infrastruktur hingga manusia yang mengelolanya,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Jumat, 10 April 2026

Nevi Zuairina : Transparansi dan Partisipasi Publik Jadi Kunci Hadapi Ancaman Krisis Energi Global

Nevi Zuairina : Transparansi dan Partisipasi Publik Jadi Kunci Hadapi Ancaman Krisis Energi Global


Bernama.id - Jakarta l Krisis energi global yang dipicu konflik geopolitik berkepanjangan kini menjadi tantangan serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia. 

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan  kesadaran publik mesti kuat, karena menjadi langkah penting agar masyarakat dapat memahami situasi tanpa terjebak kepanikan.

Politisi PKS ini mengapresiasi komitmen pemerintah yang memastikan tidak akan menaikkan harga BBM hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang belum menunjukkan tanda mereda.

“Komitmen ini patut diapresiasi, namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana pemerintah mampu menghadirkan komunikasi publik yang transparan, sederhana, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Nevi.

Legislator asal Sumbar II ini menjelaskan bahwa strategi komunikasi menjadi kunci utama dalam mitigasi krisis energi. Pemerintah perlu menyampaikan secara terbuka mengenai penyebab krisis, seperti gangguan pasokan global akibat konflik, dampaknya terhadap Indonesia, serta langkah-langkah yang telah dan akan diambil.

Selain itu, Nevi menilai pentingnya pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kesadaran energi. Tokoh masyarakat, generasi muda, hingga influencer dinilai memiliki peran strategis dalam mengampanyekan gaya hidup hemat energi secara luas dan masif.

Lebih lanjut, Kapoksi VI FPKS ini mengingatkan bahwa dampak konflik global terhadap sektor energi sangat serius dan bersifat sistemik. Gangguan jalur distribusi minyak dan gas, terbatasnya ekspor dari negara produsen, hingga fluktuasi harga energi berpotensi memicu kenaikan harga BBM, tarif listrik, serta biaya logistik. Kondisi ini pada akhirnya dapat mendorong inflasi dan menambah beban subsidi dalam APBN.

“Efeknya memang tidak selalu langsung terlihat, tetapi dampaknya bisa sangat luas terhadap perekonomian nasional,” jelasnya.

Dalam menghadapi situasi ini, Nevi menegaskan bahwa peran masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan mitigasi krisis. Ia mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana, seperti menghemat penggunaan energi di rumah dan mengubah pola pikir dari konsumtif menjadi sadar energi.

“Selama ini energi sering dianggap selalu tersedia. Padahal, energi itu terbatas dan memiliki konsekuensi ekonomi yang besar. Karena itu, ketahanan energi harus menjadi gerakan bersama,” tutup Nevi Zuairina. (NZMC/Arif)

Buat web di Bayanaka ID

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done